Empat Kuadran Kuliner dan Aplikasinya dalam Bisnis (1 – The Common)

Pada posting terakhir beberapa bulan lalu saya mencoba menjelaskan tentang 4 kuadran kuliner, dimana saya berpendapat bahwa sejarah berulang dan kita telah kembali ke era food gathering.

Sedikit mengingatkan, bahwa 4 kuadran tersebut yaitu adalah: (1) The Common, (2) Price Comparative, (3) Sense Seduction, dan (4) As Destination. Masing-masing mempunyai karakter sendiri-sendiri. Nah kemudian yang akan saya bahas adalah bagaimana aplikasi penggolongan kuadran tersebut dalam bisnis kita, yaitu bisnis kuliner🙂

Mari kita bahas satu per satu.

1. The Common (C) — yang biasanya ajalah..

Tipe makanan/minuman adalah makanan “biasa” dan semua orang mengenalnya. Maka otomatis ketika anda menyasar calon konsumen di kuadran ini maka syaratnya anda haruslah berada di sebuah tempat yang crowdnya sudah terbentuk. Entah itu di stasiun, sekolah, kampus, didalam mall yang ramai, atau dekat pabrik.

Bicara tentang konsumen Indonesia, contoh produknya adalah Es Teh, Es Jeruk, Nasi Sayur, Tempe, Tahu, Ayam Goreng, Nasi Goreng. Akan berbeda tentunya apabila kita bicara tentang konsumen dari negara atau daerah yang sangat berbeda kultur kulinernya dengan kita.

Konsumen di kuadran ini tidak membutuhkan brand yang kuat dan servis yang sempurna. Pertimbangan mereka hanyalah harga dan rasa. Ketika digarap dengan baik, konsumen di kuadran ini punya potensi repetitive buying yang tinggi per konsumennya, jadi kita bicara low margin-high quantity disini.

Satu contoh nyata pebisnis yang mentarget konsumen di kuadran ini adalah Warteg (Warung Tegal). Dengan jaringan yang kuat, potensi profit yang didapat sangatlah besar. Salah satu pebisnis Warteg yang sukses adalah Suharto, yang mempunyai jaringan 28 warteg dengan omzet masing-masing 60jt/bln (sumber artikel dari sini).

Tentu bukan hanya Warteg yang merupakan satu-satunya contoh kuadran ini, ada juga kantin sekolah, warung nasi rames di dekat pabrik atau stasiun, ataupun warung di area kost mahasiswa.

Poin-poin yang harus dipenuhi adalah:
– Yang dijual adalah makanan sehari-hari dan umum
– Crowd — Basis konsumen sudah terbentuk sebelumnya di area tersebut
– Brand & Excellent Service tidak diperlukan
– Harga tidak mahal, dengan rasa yang cukup enak.

(Artikel berikutnya adalah tentang kuadran Price Comparative)

0 Responses to “Empat Kuadran Kuliner dan Aplikasinya dalam Bisnis (1 – The Common)”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Bisnis | Kuliner

Blog pribadi ini membahas tentang dunia kuliner dari berbagai aspek; review tentang rasa ataupun kupasan bisnis serta teknologi didalamnya.

April 2009
M T W T F S S
« Dec   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

%d bloggers like this: