FIKS – PDA based ordering system on FoodFest

Emangnya apa sih FIKS itu?

FIKS adalah singkatan dari FoodFest Integrated Kitchen System, yang secara teknis adalah sebuah konsep integrasi antara waiter/s-kitchen-cashier-backoffice secara realtime.

Sebenarnya ini bukan konsep yang terlalu baru, karena beberapa restoran di Jakarta, Singapore dan pastinya dibanyak negara maju sudah banyak yang menggunakan perangkat PDA sebagai gadget waiter/waitress mereka ketika menangani pesanan. Hanya saja, rata-rata restoran cuma punya satu dapur/bar. Sedangkan di FoodFest, dapurnya ada sebelas!

Sistem FIKS nantinya diharapkan dapat memberikan pelayanan ekstra bagi para pelanggan Foodfest. Inti dari sistem ini adalah komputerisasi. Foodfest ingin menggantikan fungsi berlembar-lembar kertas nota dengan beberapa buah PDA yang langsung terhubung pada komputer pusat. Melalui PDA tersebut, berbagai informasi seputar menu pun bisa diakses oleh waiter.

Seorang waiter dengan PDA-nya akan siap menyampaikan pesanan ke stall yang dituju dalam hitungan detik. Pesanan akan diterima pengelola stall dalam bentuk cetak dan dapat langsung dibuat. Serta segera diantarkan ke pelanggan bila sudah siap.

KanopiSelain itu, Foodfest juga melengkapi informasi dalam PDA tadi dengan keterangan tambahan lainnya yang dapat membantu pengunjung memilih menu. Seperti waktu tunggu yang dibutuhkan untuk suatu menu, misalnya.

Tentu saja, ini akan mengurangi kerepotan pelayanan dan memanjakan pelanggan. Jauh lebih praktis. Penggunaan teknologi ini semata-mata dilakukan oleh manajemen Foodfest untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka kepada pelanggannya.

(article taken from trulyjogja.com)

Nah, apa saja yang dibutuhkan untuk membangun sebuah Integrated Kitchen System seperti di FoodFest?

Okay, saya coba membongkar ‘daleman’ dari FIKS ini. Sedikit agak teknis, tapi saya coba untuk sesimple mungkin. Perangkat-perangkat yang saling terhubung adalah berupa: Internet server, Database server, POS server, Order Terminal, Kitchen Monitor, Printservers, Printers, Wireless Access Points, router. Oh ya, dan juga beberapa PDA.

Bingung? Coba akan saya jelaskan satu persatu perangkat yang lucu-lucu ini beserta kegunaannya:

  • Database server: Sebuah komputer server yang berisi semua data transaksi yang terjadi. Segala kegiatan apapun yang berhubungan dengan order, dicatat disini.
  • PDA: Personal Data Assistant, ini dibawa oleh waiter/s, digunakan untuk meng-input order, melihat ketersediaan menu, melihat status meja (pesannya apa saja, sudah keluar semua kah pesanannya?) Nah, data diambil dan selalu disinkronisasi secara realtime dengan database server.
  • Order Terminal: Komputer yang berfungsi hampir seperti PDA, yaitu untuk meng-input order.
  • POS Server: Berfungsi membagi pesanan ke masing-masing kitchen/dapur. Contohnya apabila ada satu pelanggan yang memesan Sate Ayam dan Es Jeruk dalam waktu yang bersamaan, POS server inilah yang membagi pesanan ke dapur yang bersangkutan. Sate Ayam ke dapurnya Cak Amat, Es Jeruk ya larinya ke Bar. Kalo ngga ada ini, bisa-bisa bartender FoodFest harus kipas-kipas sate dong.. hehehe..
  • Kitchen Monitor: Komputer yang berfungsi sebagai alat monitor tentang pesanan yang sudah masuk ke dapur/bar. Apa saja order yang masuk? Sudah berapa lama makanan dipesan? Sudahkah diantarkan? Meja berapa? Pertanyaan-pertanyaan ini lah yang dijawab oleh sebuah Kitchen Monitor.
  • Printers: Untuk nge-print, hehehe.. Printer ini ada di tiap-tiap stalls di FoodFest, dan juga di bar dan cashier. Fungsi printer di tiap-tiap stalls dan bar adalah untuk memberi tahu tentang order dari customer (apa ordernya dan kapan waktunya? di meja berapa?). Untuk cashier, jelas buat nge-print bill..
  • Printservers: Ini untuk menghubungkan printer-printer yang bejibun itu ke jaringan yang berbasis TCP/IP. Tiap 3 printer, nyambung ke satu printserver, baru ke jaringan. Kalau ngga pake ini, tiap satu printer hanya bisa tersambung ke satu komputer. Ribet dong kalo gitu..
  • Router: Jantung dari jaringan FIKS. Semua perangkat yang koneksinya pake kabel nyambungnya kesini.
  • Wireless Access Point: Fungsinya mirip Router, tapi nirkabel. Semua PDA dan komputer yang terhubung ke jaringan secara wireless terhubung ke sini dengan protokol wi-fi, baru kemudian diteruskan ke router buat nyambung ke jaringan kabelnya.
  • Internet server: Fungsinya menghubungkan database server dengan ‘dunia luar’. Dengan ini, semua aktifitas di FoodFest bisa dimonitor melalui VPN (Virtual Private Network) over Internet dari mana saja. Artinya saya bisa tahu berapa orang yang sedang makan di FoodFest saat ini, siapa saja waiter yang melayani, apa saja pesanannya, dan berapa menit waktu dibutuhkan seporsi sate ayam untuk sampai meja customer dari saat dia memesannya..

Emang ngapain sih kok harus pake beginian? Perasaan restoran lain ngga gini-gini amat deh, sok hi-tech ah!

Nah.. Kalau pertanyaan ini saya jawab di artikel selanjutnya saja yah..
Artikel berikutnya: Penggunaan teknologi digital dibidang kuliner, kenapa?

5 Responses to “FIKS – PDA based ordering system on FoodFest”


  1. 1 Teresa February 23, 2009 at 10:44 am

    Dear mas Andi,

    Salam kenal, saya senang membaca artikel-artikel anda di blog ini. Ada bbrp pertanyaan yang mengusik saya utk artikel ini, seperti:
    berapakah nilai nominal investasi yang dibutuhkan untuk implementasi FIKS ini?
    berapa kira-kira biaya maintenance per bulannya untuk sistem ini?

    tHanks.

    >> lewat japri saja yah😀

  2. 2 Teguh July 26, 2009 at 7:50 pm

    mas Andi,

    Salam kenal, saya senang sekali seandainya bisa share mengenai penggunaan FIKS ini,karena saya juga bergerak di usaha kuliner dan mengalami masalah yang hampir sama..
    kira2 berapakah nilai nominal investasi yang dibutuhkan untuk penggunaan FIKS ini?
    jawabannya via japri saja ya..

    Thanks,
    Teguh

  3. 3 Ludi Iskandar August 17, 2009 at 8:15 am

    Mas, kebetulan saya mengurusi salah satu kantin terbesar di ITB. Permasalahannya adalah:
    1. Sebenernya di KBL (Kantin Barat Laut ITB) sistem pemesanannya masih lambat. Misalnya ada yang memesan makanan, kadang terabaikan (yang pertama memesan, tetapi terlayani menjadi yg ketiga, bahkan terakhir). HAl ini disebabkan, karena pada jam-jam istiraha antara jam 11-13 pengunjung sangat rame, sehingga menu pesanan menunggu dulu sampai 4-5 pesanan yang sama (dengan alasan lebih efektif). Bagaimana cara menanggulangi permasalahan ini?
    2. Kemungkinan besar sistem FIKS belum bisa diterapkan, karena pemesan langsung membayar ke kasir. Pertanyaannya, bagaimana cara membuat sistem, untuk menghubungkan komputer cashir ke dapur makanan dan minuman. karena menu yang disajikan di kantin dicampur antara menu prasmanan dan menu pesanan. Misal, ada pelanggan yg memesan nasi cah jamur dan es jeruk. Bagaimana supaya dari komputer kasir, bisa langsung membagi ke dapur makanan dan dapur minuman? adakah sistem ini?
    oh iya, sistem yang digunakan computernya adalah DOS, mirip cashier yang digunakan di RM. AMPERA?

    Makasih atras kesempatannya

  4. 4 homesite April 13, 2014 at 3:49 am

    naturally like your web-site however you have to take a look at the spelling on quite a few of your posts. Many of them are rife with spelling problems and I to find it very bothersome to tell the truth however I’ll certainly come back again.


  1. 1 Penggunaan teknologi digital dibidang kuliner, kenapa? « AndyLicate - Kuliner: Bisnis dan Teknologi dibaliknya Trackback on June 18, 2008 at 1:22 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Bisnis | Kuliner

Blog pribadi ini membahas tentang dunia kuliner dari berbagai aspek; review tentang rasa ataupun kupasan bisnis serta teknologi didalamnya.

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

%d bloggers like this: