Gudeg Ceker Seturan, Gudeg dengan VAS

Gudeg Ceker Seturan, Gudeg dengan VAS

“Gudeg ya banyak banget di Jogja, lalu yang ini apa istimewanya?”
Inilah yang menjadi pertanyaan saya tiap lewat di Jl Seturan. Warung ini sering sekali tersebut di percakapan sehari orang-orang Jogja.

Akhirnya semalam kesampaian deh saya mampir ke kesitu. Lokasinya terletak di depan Swalayan Budi Mulia, kira-kira 100m diutara STIE YKPN, Jl Seturan Yogyakarta.

Area parkir yang terletak di samping cukup luas, bisa memuat belasan mobil. Sebuah nilai plus untuk sebuah tempat makan.

pernak pernik gudeg

Begitu masuk, kami (saya datang berdua bersama istri) langsung dihadapkan dengan aneka pernik-pernik khas gudeg. Ada gudeg, telor, sayur daun ketela, sayur tempe, krecek, dan kuah santan pedas (pedasnya gudeg lho ya..) dll.

Nah lho.. Ini mah kayak gudeg biasa. Trus mana cekernya?

pernak pernik dan krecek

Prosedur pemesanan sih seperti warung gudeg biasa. Kita datang, tunjuk sana tunjuk sini. Kalau bingung ya tinggal bilang: “Komplit mbak!” Maka akan diberi satu piring penuh dengan semua pernik-pernik yang ada. Kalau saya semalam pilih pakai kulit ayam. Hahaha.. kayaknya dapet kulit satu ayam penuh kali, soalnya lebar banget..

Nah, disini istimewanya. In contrary dengan kebanyakan warung yang kalau serving asal taro aja, mas-mas dan mbak-mbak disini sangat ramah dan helpful.
Kemudian sambil membawa piring yang sudah berisi nasi plus semua pernak-pernik gudeg yang “munjung-munjung” (baca: penuh sampai mentok) ke meja, ternyata ada mas-mas yang ngikutin kita membawakan piring berukuran medium berisi seporsi ceker, beserta kobokan dan piring plastik kosong (buat naro tulang-tulang sisa). Inilah yang saya sebut VAS (Value Added Service) nya..

ceker 4 biji

Hmm..
A little bit missed from what I imagined sih.. Soalnya saya membayangkan cekernya itu bewarna hitam karena hasil dimasak di kuali beserta gudegnya. Tapi ya ga papa, kan yang penting rasanya..

Kebetulan saya penganut sistem “GONG” kalau makan. Contohnya; dari kecil saya kalau makan telor, pasti saya sisakan kuning telornya. Setelah nasi habis, baru saya makan kuningnya, istilahnya sebagai “GONG” nya gitu. Akhir-akhir ini sudah mulai saya kurangi sih, tapi untuk makanan-makanan tertentu, I just can’t help it..
Mungkin pembaca ada yang punya kebiasaan seperti saya?

Dari suapan pertama, lidah saya merasakan kalau gudegnya “tidak terlalu jogja”, dibanding gudeg Yu Djum dan deretan gudeg lain di daerah mbarek, Jl Kaliurang. Rasanya lebih gurih, less sweet. Cocok sekali buat saya, dan mungkin para pendatang yang tidak terlalu suka manis.

Nah, balik lagi nih ke ceker kita. Setelah nasi beserta pernik-pernik gudeg tandas, saya beralih fokus ke piring ceker. Eh, begitu digigit langsung “mpreteli”.. Saya langsung mengambil kesimpulan kalau cara masaknya pasti melibatkan panci bertekanan tinggi alias presto.

Cara makan kemudian menyesuaikan dong.. Dari yang tadinya seperti makan daging ayam biasa, lalu saya ubah menjadi cara makan buah semangka. Pembaca tahu dong, cara makan semangka (yang masih berbiji lho!), masukkan semua, keluarkan bijinya (kalau ceker ya tulangnya). Baru nih, kerasa enaknya. Yummy!

Wah, kenyang! Total bill …. (duh berapa ya? Yang maju kekasir istri saya soalnya.) Yang jelas terjangkau kok, kayaknya berdua habis kurang dari Rp 30.000.

<artikel ini awalnya dikirim ke milis, dan dimuat juga di blog Bango-Mania , web JalanSutra dan Rileks.com>

0 Responses to “Gudeg Ceker Seturan, Gudeg dengan VAS”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Bisnis | Kuliner

Blog pribadi ini membahas tentang dunia kuliner dari berbagai aspek; review tentang rasa ataupun kupasan bisnis serta teknologi didalamnya.

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

%d bloggers like this: