Bisnis Kuliner: Franchise or not?

Ada pertanyaan menggelitik yang diajukan ke saya melalui email beberapa waktu yang lalu;

..saya bingung sekali antara beli fanchise atau bikin sendiri. kalau franchise sayang uangnya langsung kesedot utk bayar franchise fee. Kalau bikin sendiri tentunya mulainya kecil dulu. Tapi kekhawatiran saya jika skalanya kecil tidak cukup utk dapur sehari-hari. Gimana tuh?

Jawaban saya:

Kalau secara general, model bisnis kuliner franchise ini juga sangat bervariasi untuk masalah harga. Dari yang cuman 3jutaan juga ada, sampai hitungan M juga banyak. Tapi yang perlu diperhatikan adalah bahwa sepertinya sudah banyak terbangun mindset (terutama bagi pebisnis pemula) bahwa membeli franchise pasti akan untung. Ini adalah paradigma yang salah besar, dan sayangnya selalu disiratkan oleh franchisor-franchisor (apalagi franchisor anyaran).

Saya tidak bilang tipe bisnis franchise itu jelek (lha wong usaha saya juga mau difranchisekan), tapi saya lihat ada fenomena baru, dimana beberapa franchisor bidang kuliner yang core-businessnya adalah ‘jualan franchise’, bukan ‘jualan makanan’. Asal copy-paste konsep yang sudah ada, buka satu gerai (belum jelas laku apa ngga), bikin spanduk, brosur dan media kit yang fancy, terus ikut pameran franchise.

Memang, positifnya adalah ketika anda membeli franchise yang ‘beneran serius’, maka anda akan punya SOP yang bagus, promosi yang terprogram dengan baik, serta supply bahan baku yang terjaga. Negatifnya ya itu tadi, ada franchise fee.

It’s all about passion..

Kalau saran saya sih mas, mending dicoba buka sendiri non-franchise kecil-kecilan dulu sendiri, tapi modal yang terpakai janganlah sampai mengganggu keuangan anda. Tapi yang harus selalu diingat; It’s all about passion, jadi pelajarilah semua aspeknya, pergunakanlah segenap kemampuan anda untuk memajukan usaha tersebut. Dan yang paling penting, anggaplah bahwa semua uang anda sudah anda tanamkan di usaha baru tersebut, karena ide cemerlang sering muncul dalam kondisi terjepit :)

Lalu, evaluasilah secara periodik bagaimana progress usaha anda. Tentunya ini harus didukung dengan data konkret, jadi sekecil apapun usahanya, catatlah semua pengeluaran dan pemasukan.

Menurut pengalaman saya, beberapa hal yang sering luput dari pencatatan untuk usaha kuliner yang masih baru adalah variabel sbb:

  • Transport (catatlah sesuai dengan porsinya; misal ke beli bahan baku dipasar dekat kantor, juga harus dicatat)
  • Product failure (usaha bakso; dihari ketiga baksonya hancur, bahan baku juga harus dicatat)
  • Promotion (undang teman/kolega makan bakso, harus dicatat)
  • Compliment (produk yang dimakan sendiri/keluarga)

Nah, dari progress report tersebut, maka anda akan tahu bahwa usaha anda ini layak dan berprofit, atau malah harus ditutup. Kata orang sih, wise guy knows when to start, and when to stop.

Misalnya anda berhasil, maka Selamat!

Tapi kalau anda gagal di usaha pertama, maka anda sudah punya pengalaman berharga dibidang usaha kuliner. Langkah berikutnya, silahkan buka usaha sendiri lagi dengan segala sesuatunya yang lebih baik, diambil dari pengalaman anda, atau belilah franchise; anda sudah punya parameter untuk menyeleksi mana yang baik dan mana yang ‘abal-abal’.

About these ads

8 Responses to “Bisnis Kuliner: Franchise or not?”


  1. 1 Taufan July 17, 2008 at 3:57 pm

    wah…hebat deh ulasannya, saya sangat terinspirasi, tambah ilmu lagi…

  2. 2 Mags January 7, 2009 at 1:45 pm

    Wah memang harus diakui sementara ini hanya Resto2 dari luar yang mempunyai system franchise nya betul2 siap……itupun harus disesuaikan dibeberapa hal untuk kondisi Indonesia.
    Pengalaman di Franchise Int’l juga di Multi nasional membuktikan kondisi tersebut…..
    Kalau menurut saya….lebih baik buat sendiri asal dari awal benar2 sudah dipersipakan segalanya….jangan hanya modal tukang masak sama duit berjibun……..gak jamin dehh….

    >> wah, bagi-bagi pengalaman dong, saya soalnya belum pernah terlibat langsung di pengelolaan, atau sampai beli franchise gerai tertentu :B

  3. 3 yogie handoko March 22, 2009 at 9:51 pm

    Saya cukup tertarik dengan usaha yang bergerak di bidang kuliner. Namun untuk saat ini pengetahuan dan seluk beluk tentang kuliner saya masing cenderung kurang. Dan untuk memulai sebuah usaha ini saya juga terkadang suka maju mundur, mengingat saat ini kompetitor para pelaku bisnis kuliner telah menjamur. Untuk itu saya mohon bimbingan dan petunjuk untuk bisa optimis dalam menjalani bisnis ini.

    >>pasti kalau saya bisa akan saya bantu. keep checkin this blog!

  4. 4 arif munandar January 10, 2010 at 10:38 pm

    Bro Andy Yth yang sangat baik sudah sharing ilmu yang sangat bermanfaat,
    Mumpung sikon-nya tepat, boleh nggak gue numpang Iklan :

    Dear Bro / Sis,
    Saat ini gue masih berstatus sebagai pegawai BUMN. Umur 37 thn. Stay in Makassar sejak 2004.
    Posisi gue sekarang Assistant Manager di IT Development & Appl Dept.
    Take Home Pay ( Gaji ) tahunan termasuk bonus/incentive/THR/aneka tunjangan lain kira2 Rp 180 Jt ( kecil ya Bro, jadi malu nih … ).
    Gue juga punya usaha kecil2an kuliner dengan Nett Profit rata2 Rp 8 Jt / bulan.

    Ok, Singkat saja Bro / Sis,
    Gue udah merasa cukup jadi pegawai. Cukup !
    Rasanya sekarang saatnya fokus menjadi enterpreneur.
    Pengalaman pahit getir usaha cukup banyak.
    Pernah tahun 2002-2004 merintis usaha dah mulai berhasil di Maluku dengan Nett Profit Rp 20 – 25 Jt / bulan. Eh, lagi bagus2nya, mutasi ke Mks !
    Sementara usaha terpaksa gue remote dari Mks via orang kepercayaan. Biasa,orang kepercayaan lupa diri. Aset digerogoti. Terpaksa bisnis gue jual.Nggak rugi sih, modal nol ( pinjem koperasi pegawai ), selama 2 tahun lebih, kira2 dapet +- 1 M. Cuma buat beli rmh,mobil & sawah historis ortu.
    Selesai.

    Main Point :
    Gue sudah membuat AKI ( Analisa Kelayakan Investasi ) untuk Open Space Food Court ( Food Court Lahan Terbuka ) di Makassar.

    Investasi yang Gue butuhkan kira2 :
    Rp 1.500.000.000 ( 1,5 Milyar ) hanya perlu 1 ( Satu ) Investor saja. Maaf, rasanya nggak mau kolektif. Takut Ribet !

    Prakiraan Potensi Pendapatan Tahunan :
    Rp 3.210.000.000 ( 3,2 Milyar )

    Prakiraan Pengeluaran Tahunan :
    Rp 1.280.000.000 ( 1,3 Milyar )

    PP / Payback Period < 2 Tahun.

    Target Tenant : 30 tenant ukuran 5 m x 5 m. Disewakan 2 – 3 Jt/bulan. Produk minuman otoritas pengelola.Termasuk pengelola punya Counter Internet Cafe 24 Jam.
    Target Pengunjung : 2000 – 3000 orang / hari ( buka 24 Jam ).
    Add Service : Free Super Speed Internet Hot Spots.
    Parkir : Pengelolaan Parkir Mandiri,lengkap software/hardware mandiri.
    Billing / Payment Method : Fully Integrated IT Based

    Lahan kosong super strategis 4000 m2 sudah ada. Sudah nego taraf permulaan untuk sewa jatuhnya +- Rp 20 Jt / Bulan. Masa sewa bisa s/d 10 tahun.
    Analisa trafik,trend,habits konsumen kuliner Makassar sudah sejak 2004 masuk database Gue.
    Chance, Risk Factors , Bussiness History lengkap di harddisk kepala Gue.
    INTINYA : PELUANG UNTUK SUKSES BISNIS INI SANGAT BESAR, TANPA MENGABAIKAN RISK FACTORS !

    Gue mencari Investor modal Rp 1,5 Milyar dengan pola bagi hasil Laba 50% : 50%.

    Seluruh aspek keuangan silakan investor sendiri yang pegang. It's a must !
    Jujur lebih Mujur !
    Gue sebagai pengelola akan melakukan tugas pengelolaan tuntas dari hulu ke hilir.Dari aspek teknis/non teknis operasional.

    Gue lebih prefer investor berdomisili di Mks atau minimal sering bolak-balik ke Mks. Dan lebih prefer lagi jika investor yg deket ke kalangan birokrat . Tapi itu cuma preferensi.

    Kalau terealisasi, Gue akan segera minta PENDI ( Pensiun Dini ) dari perusahaan Gue dalam waktu dekat ( April 2010 ). Gue akan fully konsen ke bisnis ini.
    Buat nimbang2, Gue lampirkan rincian Prakiraan Neracanya.

    Attachment memang hanya berisi point globalnya aja.Takut dibajak abis.

    So, it's a very very serious matter.

    Kalau segera ada calon investor pasti, gue segera melakukan survey pasar untuk rekrut calon tenant based on Bussiness Proposal. Minimal dapet 15 tenant pasti dulu, baru realisasi investasi. For Investment Safety Reason. For GO or NO GO !

    Bro/ Sis, hubungi Gue di 0411-5077146 atau virtualshop.makassar@gmail.com ( sengaja bukan email corporate gue , kena tegor !) Atau SMS gue, then gue akan telpon balik.

    Note : Gue juga gak mlarat2 amat Bro, kalau investasi s/d 200 Jt-an sih masih bisa gue talangin sendiri. Cuma kelamaan naik levelnya …

    If you're interested in my project, please don't hestitate to contact me for further info.

    Atau barangkali Bro Andy tertarik ?
    Saya bersedia dikontak dan apabila memungkinkan saya bersedia ke Jogja, kebetulan ortu di Purworejo.

  5. Andy >>> Eh; serius 30 tenants dengan ukuran 5 x 5 m dengan luas tanah 4000m2 cuman butuh 1,5m?
    Saya belum pernah ke Makassar sih; mungkin bahan bangunan lokal ( kayu dll ) murah kali ya disana?

    Jelas untuk ekspansi saya tertarik, tapi kalau tahun ini — sudah penuh schedulenya ekspansinya :O Tapi kalau untuk ngobrol-ngobrol sesama orang bisnis sih, ayo saja :)

    Btw attachment-nya mana ya? Ngga kebaca kalau di comment gini..

  • 6 azher November 29, 2010 at 9:40 pm

    memulai bisnis bisa koq dari modal yang relatif, tidak mesti seribet itu…
    saya menjalankan bisnis kuliner dari modal 0 hingga sekarang berjalan dengan baik tapi tidak melibatkan dana pribadi orang lain
    sekarang sudah siap buka beberapa cabang juga di Makassar.
    asal ada kemauan pasti ada jalannya.
    orang yang punya dana segar hingga 1.5 M, pasti ia sudah punya bisnis yang bagus hingga menghasilkan dana segar sebanyak itu dan yakin deh… pasti beliau sudah tau hitungannya kalau berbisnis seperti yang dimaksudkan…
    bukan sekedar hitungan diatas kertas…
    mulailah dari nawaitu yang baik…

  • 7 Kredit Mobil Murah July 12, 2013 at 5:49 am

    you are in point of fact a excellent webmaster. The web site
    loading velocity is amazing. It kind of feels that you are doing any distinctive trick.
    Also, The contents are masterwork. you’ve done a fantastic job on this topic!

  • 8 Arif September 28, 2013 at 1:02 am

    AssWrWb Mas Andy,
    Lama gak kunjungi blog Bro yang baik.
    Betul , Nawaitu yang bagus mmg kunci segalanya mas Bro.
    2010 saya cari2 investor, susah juga nemunya Bro, gagal dech niat yang ketinggian :)

    Akhirnya karena sudah niat banget ya udah, nekat dengan modal sendiri . Sewa tempat 12 x 8 trus bikin mini food court sendiri. Alhamdulillah sudah 2 tahun berjalan lancar Bro.

    http://www.superbubur.com ( sorry dari awal blm pernah di update ). Lokasi di google map cari : bubur ayam paling enak makassar.

    Sdh hampir 2 tahun juga berani cicil ruko 1,6 M Bro.

    Cm Nawaitunya jadi nambah nih :)

    Mau bikin kolam renang ( lokasi Telkom Makassar ) . Modal 5,4 M.
    ROI 3,4 Tahun.
    Ada yang minat gak ya :)

    Btw Thx banget atas response-nya Mas Bro.

    WassWrWb

    Arif M
    0813-55894930 ( sama dengan di http://www.superbubur.com)


    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s




    Bisnis | Kuliner

    Blog pribadi ini membahas tentang dunia kuliner dari berbagai aspek; review tentang rasa ataupun kupasan bisnis serta teknologi didalamnya.

    Categories

    Archives

    Top Posts

    June 2008
    M T W T F S S
    « May   Jul »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  

    Follow

    Get every new post delivered to your Inbox.

    %d bloggers like this: